Real Madrid memulai kompetisi La Liga dengan hasil positif. Pada laga pembuka yang digelar di Santiago Bernabeu, Selasa lalu, Los Blancos berhasil mengamankan tiga poin setelah kalahkan Osasuna dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk perjalanan panjang mereka merebut gelar juara. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh FOOTBALLZA.
Kemenangan tersebut sangat penting bagi Xabi Alonso yang memulai musim pertamanya sebagai pelatih kepala secara penuh. Mantan gelandang legendaris klub itu resmi menggantikan Carlo Ancelotti, yang kini menukangi tim nasional Brasil. Alonso memimpin langsung dari pinggir lapangan, menunjukkan komitmennya untuk segera membawa tim kembali ke puncak.
Dominasi permainan mutlak ditunjukkan oleh skuat ibu kota Spanyol. Mereka mengontrol laga dengan penguasaan bola mencapai lebih dari 70 persen. Meski kesulitan menembus pertahanan Osasuna yang rapat di babak pertama, intensitas serangan yang tinggi akhirnya membuahkan hasil.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Mbappe Sang Pahlawan Kemenangan
Perbedaan satu-satunya dalam pertandingan ketat itu diciptakan oleh bintang baru mereka, Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu menjadi pahlawan dengan sukses mengeksekusi sebuah tendangan penalti pada menit ke-51. Gol tersebut sekaligus melanjutkan tren gemilangnya sejak membela Los Merengues musim lalu.
Gol penalti itu berawal dari aksi individu Mbappe sendiri. Ia melakukan dribbling cepat dari sisi kanan kotak penalti dan melakukan gerakan cutback yang cerdik. Pergerakannya yang sulit diantisipasi memaksa pemain lawan melakukan pelanggaran, dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Eksekusinya sempurna, ditendang rendah ke sudut kanan gawang sementara kiper bergerak ke arah yang salah.
Sebelum mencetak gol, Mbappe sudah beberapa kali mengancam. Salah satu peluang terbaiknya adalah tendangan melengkung dari dalam kotak yang hanya selisih tipis melewati mistar gawang. Performanya menunjukkan bahwa ia berada dalam kondisi prima dan siap memimpin lini serang Madrid musim ini.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kembali Ke Spanyol: Valencia Jadi Pilihan?
Strategi Alonso dan Debut Pemain Anyar
Pelatih Xabi Alonso menunjukkan keberaniannya dengan langsung menurunkan tiga pemain baru sebagai starter. Trio belakang anyar yang dipercaya adalah Alvaro Carreras sebagai bek kiri, Trent Alexander-Arnold di bek kanan, dan Dean Huijsen sebagai bek tengah. Keputusan ini menunjukkan visi Alonso untuk segera mengintegrasikan pemain barunya ke dalam sistem tim.
Selain starter, Alonso juga memberikan kesempatan bagi bintang muda untuk merasakan atmosfir liga. Pada menit ke-68, Franco Mastantuono yang berusia 18 tahun diperkenalkan menggantikan Brahim Diaz. Kedatangannya disambut sorak-sorai fans meski sempat ada sedikit kontroversi di media sosial mengenai pernyataannya tentang Lionel Messi. Mastantuono hampir mencetak gol pada menit 89, tetapi tembakannya masih bisa ditepis kiper Osasuna.
Kontrol permainan Madrid sangat terasa, meski seringkali harus berhadapan dengan tembok pertahanan Osasuna. Ancaman tercipta melalui beberapa percobaan dari jarak jauh. Tekanan yang konsisten akhirnya membuahkan penalti yang dimanfaatkan oleh Mbappe. Alonso juga berhasil menjaga ritme tim meski harus bermain pada hari Selasa akibat jadwal yang padat.
Analisis Pertandingan dan Reaksi
Pertandingan berjalan sesuai prediksi dengan Madrid sebagai penguasa lapangan. Osasuna, yang finis kesembilan musim lalu, memilih untuk bertahan dan hanya sesekali membangun serangan. Strategi mereka cukup solid hingga sebuah momen individual Mbappe merobohkannya. Abel Bretones bahkan mendapat kartu merah di masa injury time karena pelanggaran keras.
Gelandang Osasuna, Ruben Garcia, mengakui keunggulan Madrid. “Mereka mendominasi, kami tahu akan seperti itu. Kami bermain bagus, tetapi tidak bisa terlalu dekat dengan gawang mereka. Pada akhirnya, mereka memang pantas menang,” ujarnya jujur setelah pertandingan. Pernyataan ini merefleksikan kenyataan di lapangan bahwa Madrid adalah tim yang lebih superior.
Kemenangan ini menempatkan Madrid di jalur yang tepat di awal musim, sementara rival mereka seperti Barcelona sudah lebih dulu menang. Tidak dimainkannya Rodrygo memicu spekulasi transfer, namun yang pasti, tiga poin ini adalah modal berharga bagi Alonso dan pasukannya untuk berburu gelar juara. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik footballza88.com.