Pelatih timnas Amerika Serikat (USMNT) Mauricio Pochettino mengonfirmasi bahwa belum terjadi komunikasi dengan Christian Pulisic sejak keputusan kontroversial sang pemain untuk tidak tampil di Piala Emas Concacaf. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh FOOTBALLZA.
Pochettino menegaskan bahwa yang lalu biarlah berlalu dan fokus kini harus pada persiapan menghadapi pertandingan persahabatan melawan Korea Selatan dan Jepang. Pernyataan ini menandai babak baru dalam hubungan pelatih dan bintang timnas tersebut.
Pulisic sebelumnya membela diri dengan alasan kelelahan dan kebutuhan pemulihan cedera, sambil menyatakan bahwa tawaran bermain dalam dua laga persahabatan pra-Piala Emas ditolak oleh Pochettino. Kontroversi ini memicu kritik dari legenda AS seperti Landon Donovan dan Tim Howard yang mempertanyakan komitmen Pulisic. Pochettino membalas dengan menegaskan otoritasnya sebagai pelatih dalam mengambil keputusan.
Meskipun belum ada komunikasi langsung, Pochettino memasukkan Pulisic dalam skuad untuk pertandingan September. Pelatih asal Argentina ini menyatakan harapannya agar Pulisic datang dalam kondisi terbaik dan siap berkontribusi untuk timnas. Langkah ini menunjukkan profesionalisme dalam mengutamakan kepentingan tim di atas masalah personal.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Keputusan Kontroversial Terkait Pemain Lain
Mauricio Pochettino juga membuat keputusan mengejutkan dengan tidak memanggil gelandang Juventus Weston McKennie. Keputusan ini menuai pertanyaan mengingat McKennie termasuk pemain penting USMNT. Pochettino menjelaskan bahwa alasannya adalah untuk memberi kesempatan bagi McKennie memperkuat posisinya di klub setelah kurang mendapatkan menit bermain di pra-musim dan laga pembuka Serie A.
Pelatih menekankan perbedaan situasi antara McKennie yang bermain di Piala Dunia Antarklub dengan Juventus musim panas lalu dan Pulisic yang justru beristirahat. Menurutnya, McKennie membutuhkan waktu untuk konsolidasi di klub sebelum kembali ke timnas. Pendekatan ini menunjukkan konsistensi Pochettino dalam memprioritaskan kebugaran dan kesiapan pemain.
Beberapa pemain lain seperti Antonee Robinson (Fulham) dan Ricardo Pepi (PSV) juga absen karena baru kembali dari cedera. Sementara Gio Reyna (Borussia Monchengladbach) dan Matt Turner (New England Revolution) sedang dalam proses adaptasi dengan klub barunya. Seleksi ini mencerminkan pertimbangan matang terhadap kondisi masing-masing pemain.
Baca Juga: Pantang Mundur, Real Betis Luncurkan Tawaran Baru untuk Antony dari MU
Strategi Persiapan Menuju Pertandingan Internasional
Pochettino menyusun skuad dengan mempertimbangkan berbagai faktor termasuk kondisi fisik, menit bermain, dan proses adaptasi pemain. Untuk pertandingan melawan Korea Selatan dan Jepang, fokus utama adalah pada pemain yang berada dalam kondisi optimal dan memiliki ritme kompetitif yang baik. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan hasil terbaik dalam dua laga uji coba penting tersebut.
Pelatih menegaskan bahwa setiap pemain memiliki rencana pengembangan individu yang disesuaikan dengan kebutuhan tim. Untuk Pulisic, rencana saat ini adalah memastikan ia dalam kondisi terbaik setelah istirahat panjang dan siap berkontribusi maksimal. Monitoring ketat akan dilakukan selama kamp pelatihan untuk mengevaluasi kesiapan fisik dan mentalnya.
Keputusan-keputusan ini menunjukkan komitmen Pochettino untuk membangun tim yang solid dan kompetitif. Dengan mengutamakan komunikasi profesional dan pertimbangan teknis, ia berusaha menciptakan lingkungan tim yang sehat meski harus mengambil keputusan-keputusan sulit. Hasil dari pendekatan ini akan teruji dalam performa tim di pertandingan mendatang.
Visi Jangka Panjang USMNT
Pochettino memiliki visi jelas untuk pengembangan USMNT menuju Piala Dunia 2026. Keputusan untuk tidak memaksa pemain yang sedang dalam kondisi tidak optimal merupakan investasi jangka panjang untuk kesuksesan tim di turnamen besar. Manajemen menit bermain dan pemulihan pemain menjadi prioritas dalam strategi keseluruhan.
Hubungan dengan pemain bintang seperti Pulisic ditangani dengan pendekatan profesional yang mengutamakan kepentingan tim. Pochettino percaya bahwa dengan memberikan ruang dan waktu yang tepat, setiap pemain akan dapat berkontribusi maksimal ketika dibutuhkan. Filosofi ini konsisten dengan rekam jejaknya dalam mengelola pemain-pemain top di berbagai klub.
Dengan fondasi yang kuat dan manajemen pemain yang tepat, Pochettino berambisi membawa USMNT menjadi kekuatan yang disegani di level internasional. Pertandingan melawan Korea Selatan dan Jepang akan menjadi ajang uji coba penting untuk mengukur perkembangan tim sekaligus menyiapkan strategi untuk tantangan yang lebih besar di masa depan. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola terupdate lainnya hanya dengan klik footballza88.com.