Arteta Memohon Premier League Perluas Ukuran Skuad

Bagikan

Di tengah jadwal padat dan tekanan kompetisi yang semakin berat, Mikel Arteta melontarkan permohonan terbuka kepada pihak Premier League. Manajer Arsenal itu meminta adanya perubahan aturan terkait ukuran skuad pada hari pertandingan.

Arteta Memohon Premier League Perluas Ukuran Skuad

Menurutnya, regulasi yang berlaku saat ini sudah tidak relevan dengan tuntutan sepak bola modern yang semakin kompleks. Arteta menilai pembatasan jumlah pemain di daftar pertandingan justru menciptakan masalah baru, terutama bagi kesejahteraan mental pemain. Dengan hanya 20 pemain yang bisa masuk skuad hari pertandingan, selalu ada dua hingga tiga pemain yang terpaksa dicoret meski dalam kondisi fit.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Situasi ini dianggap merugikan pemain dan tim secara keseluruhan. Dalam pernyataannya, Arteta bahkan menyebut dirinya “memohon” agar Premier League menyesuaikan aturan dengan kompetisi Eropa seperti Liga Champions. Ia percaya, penambahan jumlah pemain cadangan akan membantu klub menjaga stabilitas skuad dan mengurangi kekecewaan yang sebenarnya bisa dihindari.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Aturan Lama di Tengah Tuntutan Baru

Perbedaan aturan antara Premier League dan kompetisi UEFA menjadi sorotan utama Arteta. Di Liga Champions, klub diperbolehkan membawa hingga 12 pemain cadangan, sementara di liga domestik hanya sembilan. Ketimpangan ini dinilai tidak masuk akal, mengingat klub-klub Inggris juga berlaga di berbagai kompetisi.

Arteta menekankan bahwa sepak bola modern menuntut rotasi yang lebih luas. Intensitas pertandingan yang tinggi, risiko cedera, dan jadwal yang padat memaksa klub memiliki skuad besar. Namun ironisnya, aturan hari pertandingan justru membatasi fleksibilitas tersebut.

Menurut Arteta, memperluas skuad bukan soal keuntungan taktis semata. Lebih dari itu, langkah ini akan membantu menjaga nilai pemain, memberi rasa dihargai, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat bagi seluruh anggota tim.

Baca Juga: Kemenangan Barcelona di Tengah Stadion yang Bocor

Beban Emosional Seorang Manajer

Arteta Memohon Premier League Perluas Ukuran Skuad

Arteta juga mengungkap sisi emosional dari pekerjaannya sebagai pelatih. Setiap pekan, ia harus menyampaikan kabar tidak menyenangkan kepada pemain yang dicoret dari skuad. Bukan karena performa buruk, melainkan semata-mata karena keterbatasan aturan.

Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai hal yang kejam dan unik dalam dunia kerja. Seorang manajer sepak bola memiliki kuasa untuk mengubah karier pemain, tetapi juga harus menanggung beban psikologis saat mengecewakan mereka. Bagi Arteta, ini adalah tekanan yang sebenarnya bisa dikurangi.

Meninggalkan pemain di rumah bukan hanya keputusan teknis. Bagi pemain, itu adalah pesan bahwa mereka kalah bersaing dari rekan setimnya. Arteta menilai dampak mental ini sering kali diabaikan, padahal bisa memengaruhi keharmonisan skuad.

Solusi Demi Harmoni dan Prestasi

Arteta yakin bahwa memperluas ukuran skuad hari pertandingan adalah solusi realistis. Dengan lebih banyak pemain tersedia, manajer bisa mengatur menit bermain secara lebih bijak dan mengurangi risiko cedera jangka panjang.

Selain itu, Arsenal dan klub lain akan memiliki opsi taktis lebih luas untuk mengubah jalannya laga. Bagi Arteta, fleksibilitas ini penting untuk menjaga daya saing tim hingga akhir musim, terutama saat target besar seperti perebutan gelar dipertaruhkan. Pada akhirnya, permohonan Arteta bukan hanya demi Arsenal.

Ia berharap Premier League mau melihat gambaran besar dan melakukan perubahan demi kebaikan bersama. Menurutnya, aturan yang lebih manusiawi akan menciptakan kompetisi yang lebih sehat, adil, dan berkualitas bagi semua pihak. Manfaatkan juga waktu anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang sepak bola menarik lainya hanya dengan klik footballza88.com.