Wayne Rooney menilai penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara Manchester United merupakan keputusan tepat untuk menstabilkan situasi klub saat ini. Dibawah ini akan ada pembahasan berita bola menarik lainnya di FOOTBALLZA.

MU mengumumkan Carrick akan menangani tim hingga akhir musim menggantikan Ruben Amorim. Rooney menekankan bahwa pilihan ini masuk akal karena opsi manajer papan atas yang tersedia saat ini terbatas. Carrick dikenal sebagai sosok yang tenang namun fokus, mampu menghadirkan ketenangan di tengah periode sulit Setan Merah.
Keduanya memiliki ikatan kuat selama bermain bersama di MU. Rooney dan Carrick tampil dalam 366 pertandingan bersama, membawa klub meraih lima gelar Liga Inggris dan berbagai kesuksesan domestik lainnya. Menurut Rooney, pengalaman ini membuat Carrick memahami budaya dan tekanan di Old Trafford.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Siapa Pengganti Permanen
Meski penunjukan Carrick bersifat sementara, pertanyaan mengenai pelatih permanen musim depan tetap hangat. Beberapa nama mulai dikaitkan, termasuk Xabi Alonso yang baru meninggalkan Real Madrid dan Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris.
Rooney menilai Alonso memiliki catatan bagus di Leverkusen, namun ia menekankan Tuchel sebagai kandidat ideal. Tuchel dikenal memahami Liga Inggris, sudah meraih trofi besar, dan memiliki pengalaman kepelatihan yang luas. Keputusan akhir tentu akan menunggu musim panas dan situasi klub.
Carrick sendiri sadar tugasnya bersifat sementara, tetapi fokusnya adalah menenangkan skuad dan menstabilkan permainan MU. Menurut Rooney, ini adalah momen kunci untuk membangun pondasi sebelum manajer permanen tiba.
Baca Juga: Hansi Flick: Supercopa sebagai Awal Ambisi Besar Barcelona Musim Ini
Jangan Tertipu Ketenangan Carrick

Michael Carrick bukan sosok asing bagi MU. Ia mencatatkan 464 penampilan selama 12 tahun di klub dan pernah menjadi pelatih interim pada 2021, dengan catatan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga.
Rooney menekankan karakter Carrick yang tenang tidak berarti ia kurang tegas. Pelatih berusia 44 tahun ini dikenal fokus, profesional, dan mampu mengambil keputusan penting di momen krusial. Sikap santainya justru menjadi modal untuk menghadapi tekanan besar di Old Trafford.
Carrick juga memiliki pengalaman menangani tim muda dan cadangan, termasuk Middlesbrough pada awal 2000-an. Hal ini menjadi bekal untuk mengatur dinamika skuad dan memastikan setiap pemain memahami peran masing-masing di lapangan.
Tantangan Besar dan Organisasi Tim
Saat ini, MU berada di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris setelah hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir. Tantangan besar langsung menanti Carrick saat menghadapi Manchester City di Old Trafford.
Carrick menunjuk Steve Holland sebagai tangan kanannya, bersama Jonathan Woodgate, Jonny Evans, dan Travis Binnion. Holland dikenal karena perannya di Timnas Inggris, membantu Gareth Southgate membawa Inggris finis keempat di Piala Dunia 2018 dan menjadi runner-up Euro 2020 dan 2024.
Rooney percaya kombinasi Carrick dan Holland akan membawa organisasi dan disiplin ke tim MU. Fokus pada taktik, latihan, dan struktur permainan diyakini akan membuat MU lebih solid, menenangkan skuad, dan siap menghadapi sisa musim dengan performa lebih konsisten. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballza88.com.
